Author name: usersatu

Uncategorized

UPA Perpustakaan UIN Palopo Terima Kunjungan Studi Banding Mahasiswa IAIN Bone

Palopo – Unit Pengembangan Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menerima kunjungan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone dalam rangka studi banding pada Senin, 6 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada mahasiswa mengenai tata kelola perpustakaan perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pengelolaan koleksi, pengembangan layanan, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Rombongan mahasiswa IAIN Bone disambut oleh Kepala UPA Perpustakaan UIN Palopo, Zainuddin S., bersama jajaran pustakawan. Dalam sambutannya, Zainuddin menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik antarinstitusi pendidikan tinggi. Ia berharap kegiatan studi banding ini dapat menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan perpustakaan, sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai peran strategis perpustakaan sebagai pusat informasi, literasi, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh pemaparan mengenai sistem pengelolaan koleksi yang diterapkan di UPA Perpustakaan UIN Palopo, termasuk manajemen koleksi nonbuku, pengembangan layanan kepada pemustaka, serta berbagai inovasi yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Selain itu, para pustakawan juga memperkenalkan berbagai layanan digital yang dimiliki UPA Perpustakaan UIN Palopo, seperti akses ke koleksi buku elektronik, repositori institusi, serta beragam portal dan basis data referensi ilmiah yang dapat dimanfaatkan sivitas akademika untuk mendukung kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung secara interaktif tersebut juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa IAIN Bone memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi mengenai pengelolaan perpustakaan berbasis teknologi, strategi peningkatan literasi informasi, serta pengembangan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pengguna. Melalui kegiatan studi banding ini, diharapkan mahasiswa IAIN Bone memperoleh wawasan dan pengalaman yang dapat diimplementasikan dalam pengembangan perpustakaan di institusinya. Di samping itu, kunjungan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan kelembagaan serta membuka peluang kolaborasi antara UPA Perpustakaan UIN Palopo dan IAIN Bone dalam pengembangan layanan perpustakaan, penguatan budaya literasi, dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi.

Uncategorized

UIN Palopo Dukung Transformasi Perpustakaan melalui Konferensi APPTIS 2026

Surakarta – Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan UIN Palopo, Zainuddin S., S.E., M.Ak., bersama dua pustakawan mengikuti Konferensi Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam (APPTIS) Tahun 2026 yang berlangsung di Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta pada 22–26 Juni 2026. Konferensi yang diikuti oleh pengelola perpustakaan perguruan tinggi Islam dari berbagai daerah di Indonesia tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kompetensi pustakawan, serta merumuskan arah pengembangan organisasi dan layanan perpustakaan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Beragam agenda penting mewarnai pelaksanaan konferensi tahun ini. Kegiatan diawali dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) pengisian borang akreditasi perpustakaan, seminar internasional bertajuk “Global Knowledge Futures: Libraries, Culture, and Cross-Border Collaboration in the Age of AI”, pembinaan kompetensi pustakawan, presentasi call for papers, hingga workshop pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pengelolaan perpustakaan. Kehadiran para narasumber dari dalam dan luar negeri turut memperkaya wawasan peserta. Mereka berasal dari kalangan akademisi, praktisi perpustakaan, pejabat Kementerian Agama Republik Indonesia, serta Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang membahas berbagai isu strategis terkait transformasi perpustakaan di era digital dan perannya dalam mendukung riset serta pendidikan tinggi. Zainuddin menuturkan bahwa Konferensi APPTIS tidak hanya menjadi forum evaluasi dan penyusunan program kerja organisasi, tetapi juga sarana untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi Islam. “Melalui kegiatan ini, kami memperoleh banyak wawasan dan pengalaman baru terkait pengembangan layanan perpustakaan, penguatan kompetensi pustakawan, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung kebutuhan informasi sivitas akademika,” ujarnya. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi, termasuk kecerdasan buatan, menuntut perpustakaan untuk terus beradaptasi dan berinovasi agar tetap relevan sebagai pusat sumber belajar, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Partisipasi UIN Palopo dalam Konferensi APPTIS 2026 diharapkan dapat memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat layanan informasi yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan pengguna serta bagian dari upaya institusi dalam meningkatkan kualitas tata kelola perpustakaan guna mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara optimal.

Uncategorized

UPA Perpustakaan UIN Palopo Dukung Penguatan Literasi Informasi di Era Digital

Palopo – UPA Perpustakaan UIN Palopo mengirimkan delegasi untuk mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palopo di Ruang Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palopo pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh tenaga perpustakaan, guru, dan pegiat literasi dengan tujuan meningkatkan kompetensi literasi informasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital. Delegasi yang dikirimkan UPA Perpustakaan UIN Palopo sebanyak 2 pustakawan yakni, Harmayani, S.IP dan Ilda Azizah, S.Ag. Hadir sebagai narasumber, Haeril Al Fajri, Qudratullah, dan Hery. Dalam pemaparannya, para narasumber menegaskan bahwa kemampuan literasi informasi menjadi kebutuhan penting di era digital. Ledakan informasi yang terjadi saat ini menuntut masyarakat memiliki kemampuan untuk menemukan, menyeleksi, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara tepat. Literasi informasi dinilai dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan dengan lebih cepat, mudah, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kepala UPA Perpustakaan UIN Palopo, Zainuddin S, menyampaikan apresiasi atas semangat para pustakawan yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa partisipasi dalam Bimtek ini merupakan bagian dari komitmen UPA Perpustakaan UIN Palopo dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi pustakawan, khususnya di bidang literasi informasi. “Melalui kegiatan ini, diharapkan para pustakawan dapat semakin meningkatkan kompetensinya sehingga mampu berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, kritis, dan bijak dalam mencari, memahami, serta memanfaatkan informasi di era digital,” ujarnya.

Uncategorized

UPA Perpustakaan UIN Palopo Lakukan Pembenahan, Ciptakan Ruang Baca Kondusif dan Menarik

Palopo – UPA  Perpustakaan UIN Palopo, terus berbenah untuk mewujudkan pelayanan excellent bagi kepuasan dan kenyamanan pemustaka. Berbagai upaya peningkatan kualitas pelayanan serta memenuhi kebutuhan akses dan informasi pemustaka kampus yang sangat bervariasi, perpustakaan kini tengah melakukan berbagai pembenahan untuk mewujudkan pelayanan excellent. Kepala UPA Perpustakaan bersama pustakawan melakukan pembenahan menyeluruh terhadap ruang perpustakaan. Kegiatan pembenahan meliputi penataan ulang rak buku, klasifikasi koleksi pustaka tanaman hias dan ruang baca santai yang kekinian. Tidak hanya itu, bagian pelayanan juga ditata ulang agar lebih efisien dan memudahkan pemustaka dalam meminjam dan mengembalikan buku. “Perpustakaan adalah jantung literasi, kami ingin menjadikannya sebagai tempat yang nyaman belajar, membaca maupun berdiskusi,” ungkap zainuddin Pembenahan ini juga mencakup digitalisasi sistem peminjaman buku dan pengadaan sudut literasi digital. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk menghadirkan perpustakaan yang modern, ramah pengguna, dan relevan dengan perkembangan era digital.

Uncategorized

HUT Perpusnas RI ke-46, UPA Perpustakaan UIN Palopo Komitmen Transformasi Literasi Digital

Palopo — Sejumlah pustakawan Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo turut berpartisipasi dalam Upacara dalam rangka Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia dan Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Palopo, Senin (18/5/2026). Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Bertindak sebagai inspektur upacara, Wali Kota Palopo, Hj Naili Trisal, menjelaskan posisi perpustakaan dan kearsipan yang memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. “Perpustakaan merupakan pusat pengetahuan, literasi, dan pembelajaran masyarakat. Sementara itu, kearsipan menjadi memori kolektif bangsa sekaligus pondasi akuntabilitas pemerintah dan keberlanjutan pembangunan,” ujar Naili dalam amanatnya. Momentum ini dinilai menjadi pengingat pentingnya penguatan komitmen bersama dalam menghadirkan layanan perpustakaan dan kearsipan yang modern, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Mari jadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat dan arsip sebagai sumber pengetahuan, bukti akuntabilitas, serta identitas bangsa yang harus dijaga keberlanjutannya,” lanjutnya. Diketahui, peringatan HUT Perpustakaan Nasional RI tahun ini mengusung tema “Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa.” Tema yang menerangkan pentingnya budaya baca dan penguatan literasi sebagai fondasi membangun bangsa yang cerdas dan bermartabat. Kepala UPA Perpustakaan UIN Palopo, Zainuddin S SE MAk, menerangkan keterlibatan pustakawan UIN Palopo dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan literasi dan pengembangan layanan perpustakaan di era digital. Menurutnya, transformasi digital dan penguatan layanan berbasis literasi menjadi tantangan sekaligus peluang yang perlu terus didorong oleh seluruh pustakawan, khususnya di lingkungan perguruan tinggi. “Perpustakaan tidak lagi hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga ruang belajar, pusat informasi, dan media pengembangan literasi akademik yang harus mampu menjawab kebutuhan zaman,” sebut Zainuddin. Partisipasi pustakawan UIN Palopo dalam kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen institusi dalam mendukung pengembangan budaya literasi, pengelolaan arsip, serta penyebaran ilmu pengetahuan di lingkungan kampus dan masyarakat.

Uncategorized

Menteri Agama RI Beri Ucapan Khusus, Wisuda UIN Palopo Berlangsung Khidmat

Palopo – Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo sukses menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana dan Magister Sesi I Periode I Tahun 2026 di Auditorium Phinisi di kampus II jalan Bitti Kelurahan Balandai Kecamatan Bara, Kamis (23/4/2026). Sidang dibuka oleh Ketua Senat, Dr Mustaming SAg MHI, dan dihadiri pimpinan universitas, anggota senat, Dharma Wanita Persatuan (DWP), sivitas akademika, purnabakti, hingga mitra strategis kampus. Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Rektor tentang penetapan wisudawan oleh Wakil Rektor (Warek) I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr Munir Yusuf MPd. Momentum wisuda semakin istimewa dengan kehadiran Prof Dr Ahmad Zainul Hamdi MAg, Kapus Strategi Kebijakan Pendidikan Agama & Keagamaan BMBPSDM Kementerian Agama RI, serta ucapan selamat secara virtual langsung dari Menteri Agama RI, Prof Dr KH A Nasaruddin Umar MA, spesial kepada para wisudawan dan keluarga besar UIN Palopo. Pada periode ini, UIN Palopo mengukuhkan 647 wisudawan yang dibagi dalam dua sesi, yakni 324 wisudawan pada sesi pertama, dan 323 wisudawan pada sesi kedua yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (25/4/2026) mendatang. Sesi pertama ini terdiri dari 19 lulusan magister dari Pascasarjana, 112 lulusan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), 44 lulusan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), 89 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), serta 60 lulusan Fakultas Syariah (Fasya). Dalam pesan Al-Jami’ah, Rektor UIN Palopo, Dr Abbas Langaji MAg, mengajak para wisudawan untuk senantiasa menjaga nama baik almamater. Ia mengibaratkan almamater sebagai “ibu asuh” yang harus selalu dikenang dan dijaga kehormatannya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua atas kepercayaan yang diberikan kepada kampus dalam mendidik putra-putri mereka. Selain itu, Rektor juga memaparkan capaian institusi, termasuk delapan Program Studi (Prodi) terakreditasi unggul, dan sembilan guru besar yang akan terus bertambah. Ia juga menegaskan bahwa proses belajar tidak berhenti pada wisuda, melainkan harus terus berlanjut dalam kehidupan profesional dan akademik. Kepala UPA Perpustakaan UIN Palopo, Zainuddin S, SE., M.Ak turut menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, bahwa gelar yang disandang merupakan simbol dari ilmu, pengalaman, dan kebijaksanaan bagi yang menyandangnya. ia, percaya, dengan bekal yang sudah didapat selama kuliah, lulusan UIN Palopo bisa menjadi pemimpin, dan pelopor perubahan. Prosesi wisuda juga diisi dengan pengukuhan wisudawan, pembacaan ikrar alumni, serta penyerahan daftar nama-nama alumni kepada perwakilan pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN Palopo, Mursalim SAg MPd. Diketahui, dalam agenda sakral ini wisudawan terbaik juga diumumkan, yakni untuk tingkat universitas program Magister diraih oleh Wulandari SPsi MSos, dari Prodi KPI dengan IPK 4,00. Sementara dari FEBI diraih oleh Nisa Resky Putri SE, FTIK diraih diraih oleh Tria Giftia SPd, FUAD diraih oleh Rifki Rante Gau SSos, dan Fasya diraih oleh Muh Alif SH. Wisuda ini menjadi bukti komitmen UIN Palopo dalam mencetak lulusan berkualitas serta dedikasi mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi.

Scroll to Top